I LOVE UNMUH
CERITA-KU DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Berawal
setelah saya lulus dari SMAN Mumbulsari tahun 2015. Saya melanjutkan untuk
masuk ke perguruan tinggi. Semula saya ingin masuk jurusan/fakultas kesehatan
pada saat masuk perguruan tinggi, namun itu semua tidak terjadi saya beralih memilih
jurusan/fakultas ekonomi akuntansi mendaftar kuliah di UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
JEMBER.
Awal
masuk kuliah bisa juga disebut sebagai masa-masa transisi, yaitu dimana
perubahan dari masa sekolah ke kuliah perlu dilakukan penyesuaian diri.
Biasanya disekolah memakai seragam, sekarang memakai pakaian bebas tetapi tetap
menjaga kesopananan dalam berpakaian. Di kehidupan saya di kampus ini mulai
dari mengikuti UKM Taekwondo, menjadi poengurus BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa
), banyak mengajarkan saya arti persahabatan, kekeluargaan, kekompakan, hingga
mengajarkan saya bertanggungjawab. Memang keseringan saya merasa lelah dengan
banyak tugas yang telah diberi oleh dosen, tetapi itu semua tidak terlau
terlihat rumit ketika saya dan teman – teman mengerjakan secara berkelompok
karena itu mempermudah kami menyelesaikannya. Dengan adanya teman dan juga
sahabat yang bisa membantu kita dalam segala hal, pasti akan mudah dalam menjalaninya.
Sejauh
ini kuliah yang saya jalankan, saya lebih menyukai semester awal, karena lebih
mudah dan saya lebih memahami setiap mata kuliah yang disampaikan dosen kepada
mahasisswa, yah walaupun kadang terlalau banyak mahasiswa hingga kurang
efektifnya dalam belajar. Oleh karena itu saya mencoba lebih memahaminya dengan
browsing di internet hingga mencari buku – buku di perpustakaan. Namun saat
semester dua mulai terasa lebih berat lagi mata kuliahnya, banyaknya
presentasi, penelitian hingga kegiatan yang diadakan oleh jurusan saya, tapi
saya mencoba mengikuti apa yang dosen tunjukkan untuk kebaikan setiap mahasiswanya,
agar lebih berani menampakkan keberanian setiap individunya, banyak mahasiswa
yang kurang berani dalam berpendapat, lemahnya nyali mahasiswa dalam memberikan
pemikiran yang ia miliki padahal setiap individu memiliki cara pandang yang
berbeda-beda dalam setiap masalah yang ada dalam mata kuliah, kadang mereka
takut diejek terhadap teman – teman yang lain karena pendapatnya yang kurang
pas atau tidak sesuai.
Kekuatan
yang besar adalah saat do’a dan restu dari ayah dan ibu saya berikan menjadi
sebuah cahaya untuk lebih semangat lagi dalam menjalankan kuliah ini. Oleh
karena itu insyaallah jalan yang saya
jalani tidak akan sia – sia apalagi dengan usaha dan ridho dari ayah dan ibu
saya mudah-mudahan usaha saya kedepannya menjadi lancar tanpa ada suatu
halangan apapun karena, menurut saya tidak ada usaha yang sia-sia yang ada
hanya kegagalan bagi orang-orang yang tidak mau berusaha dan hanya berdiam diri
mengomentari hidup orang lain. #ILOVEUNMUH
Komentar
Posting Komentar